Tahun Kebenaran

Mengapa mengungkap kebenaran itu penting?

Setelah reformasi berjalan lebih dari satu dekade, Indonesia masih terbelenggu beban sejarah kekerasan yang terjadi di masa lampau. Masyarakat Indonesia hidup di tengah ketidaktahuan mengenai berbagai penyalahgunaan kekuasaan dan kesewang-wenangan yang dilakukan atas nama bangsa Indonesia. Berbagai peristiwa berdarah di masa lalu masih membawa trauma dan memiliki dampak yang merusak dalam kehidupan demokrasi Indonesia hingga kini. Namun hampir semua peristiwa tersebut tetap berada dalam gelap dan bahkan dilupakan. Tanpa adanya pengetahuan dan pengakuan atas kekerasan masa lalu tersebut, bagaimana kita bisa menjamin bahwa kekerasan serupa tidak akan terulang di masa yang akan datang?

Dampak lain dari tiadanya pengakuan adalah langgengnya penderitaan bagi korban kekerasan. Mereka mengalami kekerasan berulang akibat diskriminasi maupun pengabaian, baik yang dilakukan oleh Negara maupun masyarakat. Tanpa adanya pengakuan, korban kekerasan tidak memiliki kesempatan untuk dipulihkan martabatnya dan masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk belajar dari kesalahan di masa lalu.

Selain itu, setiap warga negara, terutama yang terkena dampak langsung dari kekerasan, memiliki hak untuk mengetahui apa yang terjadi terhadap dirinya. Masyarakat pun berhak untuk mengetahui segala aspek dari kekerasan di masa lalu itu sehingga dapat ikut mencegah agar peristiwa-peristiwa tersebut tidak terulang lagi.

Negara sejatinya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab untuk memenuhi hak atas kebenaran lewat pengungkapan kebenaran. Namun, ketika Negara masih abai dan bahkan menyangkal kekerasan di masa lalu, maka masyarakat perlu mengambil inisiatif untuk melakukan pengungkapan kebenaran itu. Inisiatif ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami kekerasan masa lalu melalui narasi yang berbeda dari narasi resmi yang dibuat oleh penguasa.

 

Apa yang dimaksud dengan Tahun Kebenaran?

Tahun Kebenaran adalah kampanye yang digagas oleh KKPK untuk memecah kebisuan sekaligus memperkuat dan memperluas suara kebenaran dari para korban yang selama ini masih terbungkam. Dalam kurun waktu Desember 2012 sampai dengan Maret 2014, seluruh elemen masyarakat sipil diundang untuk turut menyuarakan dan menyebarluaskan suara-suara kebenaran tersebut. Penyebarluasan ini diharapkan akan menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat dalam menangani berbagai persoalan kekerasan yang terjadi di Indonesia.

Momentum yang terbangun dari kampanye ini diharapkan akan membuka jalan bagi setiap elemen masyarakat untuk mendengarkan berbagai narasi tentang kekerasan di masa lalu, mendialogkan berbagai perspektif yang muncul dari narasi-narasi tersebut yang pada gilirannya akan menjadi faktor pendorong kepada Negara agar mengambil langkah nyata dalam pemenuhan hak-hak korban.

 

Tujuan Tahun Kebenaran

  1. Mengetahui peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM dan dampaknya pada korban
  2. Memahami dampak dari tiadanya pertanggungjawaban  atas pelanggaran HAM berat
  3. Memperkuat komitmen bangsa untuk pemenuhan hak-hak korban
  4. Menghasilkan rumusan untuk menyusun langkah pemenuhan hak-hak korban.

 

Rangkaian Kegiatan

KKPK akan mengisi Tahun Kebenaran dengan rangkaian kegiatan  untuk mengungkap kebenaran yang dilakukan melalui 5 langkah berikut ini:

  1. Mengkompilasi kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu dan disusun dalam Laporan Tahun Kebenaran.
  2. Menggelar ‘Dengar Kesaksian’ (public hearing) sebagai ruang bersuara bagi korban.
  3. Membangun pemahaman publik tentang kekerasan masa lalu.
  4. Mendorong lahirnya kebijakan Negara untuk penyelesaian pelanggaran HAM yang berat masa lalu.

Kesaksian yang dihadirkan dalam forum ‘Dengar Kesaksian’ akan didengarkan oleh ‘Majelis Warga’ yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat baik di daerah maupun nasional yang mempunyai rekam jejak sebagai tokoh publik yang kredibel, bertanggung jawab, serta dikenal sebagai pihak yang mengutamakan kepentingan bersama seluruh bangsa Indonesia. Pada setiap akhir forum Dengar Kesaksian, Majelis Warga akan menyampaikan refleksi dari proses pengungkapan yang berlangsung.

 

Informasi lebih lanjut mengenai Tahun Kebenaran, silakan hubungi:

Sekretariat Tahun Kebenaran
Wisma Aria Unit 101
Jl. HOS. Cokoraminoto 81
Jakarta 10310
Tel/fax – +62 21 391 4864
Email – tahunkebenaran@kkpk.org
Contact – Zico Mulia